Makna, Arti dan Lirik Lagu Peuyeum Bandung
Makna, Arti dan Lirik Lagu Peuyeum Bandung - Peuyeum Bandung merupakan lagu daerah yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Lagu Peuyeum Bandung diciptakan oleh Sambas Mangundikarta, dari judulnya tentunya kita sudah mengetahui apa itu Peuyeum atau peyem lebih mudahnya.

Peuyeum merupakan makanan khas dari Jawa Barat yang dibuat dari olahan singkong yang direbus dan kemudian diberi ragi serta didiamkan beberapa hari. Peuyeum sering juga disebut tapi, namun Peuyeum dengan tape itu berbeda. Tape singkong biasanya tidak tahan lama karena cepat sekali berair. Sedangkan Peuyeum lebih tahan lama karena kurang berair. Ditinjau dari segi rasa manis, tentu saja tape lebih manis jika dibandingkan peuyeum.

Makna Lagu Peuyeum Bandung

Lagu ini menceritakan tentang populeritas peyeum yang merupakan makanan khas dari Bandung yang memiliki rasa yang nikmat. Karena ke khasannya, peyeum dari Bandung ini, maka dari itu seorang seniman bernama Sambas Mangundikarta menciptakan sebuah lagu yang berjudul Peyeum Bandung.

Lirik Lagu Peuyeum Bandung

Berikut ini Lirik Lagu Peuyeum Bandung :

Peuyeum Bandung
Oleh : Sambas Mangundikarta

Dimana-mana
Di kampung di kota
Tos kakoncara
Ku nikmat rasana

Sampeu asalna
Teu direka-reka
Naon namina
Duh matak kabita

Peuyeum Bandung kamashur
Pangaosna teu luhur
Ku sadaya kagaleuh
Sepuh jeung murangkalih

Mangga cobian
Bilih panasaran
Peuyeum ti Bandung
Henteu sambarangan

Arti Lirik Lagu Peuyeum Bandung dalam Bahasa Indonesia

Dimana-mana
Di kampung di kota
Sudah terkenal
Oleh nikmat rasanya

Asalnya dari Singkong
Ga direka-reka
Apa namanya
Duh matak menginginkan

Tape Bandung kamashur
Harganya ga tinggi
Oleh semua kagaleh
Orangtua bersama bocah

Baiklah cobain
Kalau-kalau panasaran
Tape dari Bandung
Tidak sambarangan

Sekian postingan dari KLD, semoga postingan "Makna, Arti dan Lirik Lagu Peuyeum Bandung" ini bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Jangan sungkan mengirimkan komentar baik kritik maupun saran kepada redaksi kami. Terima kasih dan sampai jumpa.

Baca Juga >>>

Makna, Arti dan Lirik Lagu Peuyeum Bandung

Makna, Arti dan Lirik Lagu Peuyeum Bandung
Makna, Arti dan Lirik Lagu Peuyeum Bandung - Peuyeum Bandung merupakan lagu daerah yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Lagu Peuyeum Bandung diciptakan oleh Sambas Mangundikarta, dari judulnya tentunya kita sudah mengetahui apa itu Peuyeum atau peyem lebih mudahnya.

Peuyeum merupakan makanan khas dari Jawa Barat yang dibuat dari olahan singkong yang direbus dan kemudian diberi ragi serta didiamkan beberapa hari. Peuyeum sering juga disebut tapi, namun Peuyeum dengan tape itu berbeda. Tape singkong biasanya tidak tahan lama karena cepat sekali berair. Sedangkan Peuyeum lebih tahan lama karena kurang berair. Ditinjau dari segi rasa manis, tentu saja tape lebih manis jika dibandingkan peuyeum.

Makna Lagu Peuyeum Bandung

Lagu ini menceritakan tentang populeritas peyeum yang merupakan makanan khas dari Bandung yang memiliki rasa yang nikmat. Karena ke khasannya, peyeum dari Bandung ini, maka dari itu seorang seniman bernama Sambas Mangundikarta menciptakan sebuah lagu yang berjudul Peyeum Bandung.

Lirik Lagu Peuyeum Bandung

Berikut ini Lirik Lagu Peuyeum Bandung :

Peuyeum Bandung
Oleh : Sambas Mangundikarta

Dimana-mana
Di kampung di kota
Tos kakoncara
Ku nikmat rasana

Sampeu asalna
Teu direka-reka
Naon namina
Duh matak kabita

Peuyeum Bandung kamashur
Pangaosna teu luhur
Ku sadaya kagaleuh
Sepuh jeung murangkalih

Mangga cobian
Bilih panasaran
Peuyeum ti Bandung
Henteu sambarangan

Arti Lirik Lagu Peuyeum Bandung dalam Bahasa Indonesia

Dimana-mana
Di kampung di kota
Sudah terkenal
Oleh nikmat rasanya

Asalnya dari Singkong
Ga direka-reka
Apa namanya
Duh matak menginginkan

Tape Bandung kamashur
Harganya ga tinggi
Oleh semua kagaleh
Orangtua bersama bocah

Baiklah cobain
Kalau-kalau panasaran
Tape dari Bandung
Tidak sambarangan

Sekian postingan dari KLD, semoga postingan "Makna, Arti dan Lirik Lagu Peuyeum Bandung" ini bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Jangan sungkan mengirimkan komentar baik kritik maupun saran kepada redaksi kami. Terima kasih dan sampai jumpa.

Baca Juga >>>


Loading...

Tidak ada komentar: