Lagu Kicir-Kicir via youtube.com
Lagu Kicir-Kicir merupakan lagu daerah asal Jakarta. Dan pada setiap tahunnya lagu ini selalu di perdengarkan dalam acara ulang tahun Kota Jakarta oleh artis-artis Ibu Kota.

Dan hingga saat ini, lagu Kicir-Kicir telah berkembang dalam versi atau aransemen yang jauh lebih modern. Dan contohnya, lagu ini diaransemen dengan musik elektronik atau band, atau juga lagu ini diubah ulang melalui musik hip-hop atau rap. Padahal versi asli dari lagu ini diiringi oleh orkes tanjidor. Meski begitu, ciri khas dari Betawi tetap melekat pada lagu Kicir-Kicir ini.

Lagu Kicir-kicir awalnya muncul dari tradisi pantun nusantara, terutama pengaruh dari pantun melayu dan syair. Hal tersebut sangat terlihat dari lirik lagu ini yang terikat oleh rima, jumlah suku kata, serta lirik persis menyerupai pantun dan syair.

Adapun pada lirik pertama dan kedua pada setiap bait lagu Kicir-Kicir berisi sampiran serta di dua lirik selanjutnya terdapat isi. Dan hal inilah yang menandakan bahwa lagu Kicir-Kicir ini merupakan pengembangan dari bentuk pantun dan syair.

Budaya Betawi memang sangat erat kaitannya dengan budaya Melayu dan China. Maka dari itu, khalayak akan melihat jejak-jejak perpaduan budaya Melayu dan Cina pada beberapa atau sebagian besar dari produk budaya Betawi, dan salah satunya melalui lagu daerahnya seperti lagu kicir-kicir ini.

Keterkaitan antara budaya betawi dengan budaya melayu terlihat dari bahasa yang digunakan oleh masyarakat betawi. Yang pada dasarnya mereka menggunakan bahasa melayu, namun kemudian bahasa-bahasa lainnya diserap oleh orang-orang melayu. Misalnya, bahasa Sunda, Jawa, Belanda, Portugis, dan Cina.
Baca Juga : Lirik Lagu Manuk Dadali
Baca Juga : Lirik Lagu Lir Ilir
Berikut ini adalah lirik lagu Kicir–Kicir:


Kicir-Kicir

Kicir kicir ini lagunya
Lagu lama ya tuan dari Jakarta
Saya menyanyi ya tuan memang sengaja
Untuk menghibur menghibur hati nan duka

Burung dara burung merpati
Terbang cepat ya tuan tiada tara
Bilalah kita ya tuan suka menyanyi
badanlah sehat ya tuan hati gembira

Buah mangga enak rasanya
Si manalagi ya tuan paling ternama
Siapa saya ya tuan rajin bekerja
pasti menjadi menjadi warga berguna

Lirik Lagu Kicir Kicir

Lagu Kicir-Kicir via youtube.com
Lagu Kicir-Kicir merupakan lagu daerah asal Jakarta. Dan pada setiap tahunnya lagu ini selalu di perdengarkan dalam acara ulang tahun Kota Jakarta oleh artis-artis Ibu Kota.

Dan hingga saat ini, lagu Kicir-Kicir telah berkembang dalam versi atau aransemen yang jauh lebih modern. Dan contohnya, lagu ini diaransemen dengan musik elektronik atau band, atau juga lagu ini diubah ulang melalui musik hip-hop atau rap. Padahal versi asli dari lagu ini diiringi oleh orkes tanjidor. Meski begitu, ciri khas dari Betawi tetap melekat pada lagu Kicir-Kicir ini.

Lagu Kicir-kicir awalnya muncul dari tradisi pantun nusantara, terutama pengaruh dari pantun melayu dan syair. Hal tersebut sangat terlihat dari lirik lagu ini yang terikat oleh rima, jumlah suku kata, serta lirik persis menyerupai pantun dan syair.

Adapun pada lirik pertama dan kedua pada setiap bait lagu Kicir-Kicir berisi sampiran serta di dua lirik selanjutnya terdapat isi. Dan hal inilah yang menandakan bahwa lagu Kicir-Kicir ini merupakan pengembangan dari bentuk pantun dan syair.

Budaya Betawi memang sangat erat kaitannya dengan budaya Melayu dan China. Maka dari itu, khalayak akan melihat jejak-jejak perpaduan budaya Melayu dan Cina pada beberapa atau sebagian besar dari produk budaya Betawi, dan salah satunya melalui lagu daerahnya seperti lagu kicir-kicir ini.

Keterkaitan antara budaya betawi dengan budaya melayu terlihat dari bahasa yang digunakan oleh masyarakat betawi. Yang pada dasarnya mereka menggunakan bahasa melayu, namun kemudian bahasa-bahasa lainnya diserap oleh orang-orang melayu. Misalnya, bahasa Sunda, Jawa, Belanda, Portugis, dan Cina.
Baca Juga : Lirik Lagu Manuk Dadali
Baca Juga : Lirik Lagu Lir Ilir
Berikut ini adalah lirik lagu Kicir–Kicir:


Kicir-Kicir

Kicir kicir ini lagunya
Lagu lama ya tuan dari Jakarta
Saya menyanyi ya tuan memang sengaja
Untuk menghibur menghibur hati nan duka

Burung dara burung merpati
Terbang cepat ya tuan tiada tara
Bilalah kita ya tuan suka menyanyi
badanlah sehat ya tuan hati gembira

Buah mangga enak rasanya
Si manalagi ya tuan paling ternama
Siapa saya ya tuan rajin bekerja
pasti menjadi menjadi warga berguna
loading...