kumpulan lagu daerah
Siger Saibatin via malahayati.ac.id
Sang Bumi Ruwa Jurai atau dalam bahasa Lampung dibaca "Sang Bumi Ghuwa Jughai" merupakan salah satu lagu dari daerah Lampung. Adapun makna dari lagu ini adalah didalam satu bumi yaitu bumi Lampung, terdapat 2 (dua) cabang yaitu pesisir dan pepadun (Tempat Duduk Penobatan Penguasa). Dalam tafsiran lainnya disebut dengan penduduk pendatang dan asli. Kedua dari komponen besar ini ingin disatukan dalam kalimat “Sang Bumi Ruwa Jurai”.

Selain itu lagu ini juga menceritakan betapa melimpah ruahnya sumberdaya di bumi Lampung, seperti kopi, lada dan cengkeh yang menandakan kemakmuran.
Baca Juga : Liri Lagu Dek Sangke
Dan berikut lirik dan terjemahan lagu Sang Bumi Ruwa Jurai:


Sang Bumi Ruwa Jurai
Cipt. Syaiful Anwar

Jak ujung Danau Ghanau
Teliyu mit Wai Kanan
Sampai pantai Lawok Jawo
Pesisigh ghik pepadun
Jadi sai dilom lambang
Lampung sai kayo ghayo

Lampung sai,
Sang bumi ghua jughai 2x
Ki gham haga bughasa
Hujauni pemandangan
Huma lada di pematang
Apilagi cengkehni

Telambun beghuntaian
Tandani kemakmughan
Lampung sai,
Sang bumi ghua jughai 2x
Canggot pagha penglaku
Sembah jama sebatin

Sina gawi adat sikam
Manjau ghik sebambangan
Taghi ghakot ghik Melinting
Cihgini ulun Lampung
Lampung sai,
Sang bumi ghua jughai 2x

Terjemahan


Dari ujung danau ranau
Melewati way kanan
sampai pantai laut jawa
pesisir dan pepadun
Bersatu di dalam lambang
lampung yang kaya raya

Lampung satu,
Satu bumi dua macam 2x
Jika kita mau merasakan
Hijaunya pemandangan
Kebon lada di pematang
Apalagi cengkehnya

Banyak beruntaian
Tandanya kemakmuran
Lampung satu,
Satu bumi dua macam 2x
Penghormatan pemuka adat [Pepadun]
Penghormatan pemuka adat [Sebatin]

Itulah aturan adat kami
Berkunjung dan larian
Tari ragat melinting
Tandanya orang lampung
Lampung satu,
Satu bumi dua macam 2x

Lirik Lagu Sang Bumi Ghuwa Jughai

kumpulan lagu daerah
Siger Saibatin via malahayati.ac.id
Sang Bumi Ruwa Jurai atau dalam bahasa Lampung dibaca "Sang Bumi Ghuwa Jughai" merupakan salah satu lagu dari daerah Lampung. Adapun makna dari lagu ini adalah didalam satu bumi yaitu bumi Lampung, terdapat 2 (dua) cabang yaitu pesisir dan pepadun (Tempat Duduk Penobatan Penguasa). Dalam tafsiran lainnya disebut dengan penduduk pendatang dan asli. Kedua dari komponen besar ini ingin disatukan dalam kalimat “Sang Bumi Ruwa Jurai”.

Selain itu lagu ini juga menceritakan betapa melimpah ruahnya sumberdaya di bumi Lampung, seperti kopi, lada dan cengkeh yang menandakan kemakmuran.
Baca Juga : Liri Lagu Dek Sangke
Dan berikut lirik dan terjemahan lagu Sang Bumi Ruwa Jurai:


Sang Bumi Ruwa Jurai
Cipt. Syaiful Anwar

Jak ujung Danau Ghanau
Teliyu mit Wai Kanan
Sampai pantai Lawok Jawo
Pesisigh ghik pepadun
Jadi sai dilom lambang
Lampung sai kayo ghayo

Lampung sai,
Sang bumi ghua jughai 2x
Ki gham haga bughasa
Hujauni pemandangan
Huma lada di pematang
Apilagi cengkehni

Telambun beghuntaian
Tandani kemakmughan
Lampung sai,
Sang bumi ghua jughai 2x
Canggot pagha penglaku
Sembah jama sebatin

Sina gawi adat sikam
Manjau ghik sebambangan
Taghi ghakot ghik Melinting
Cihgini ulun Lampung
Lampung sai,
Sang bumi ghua jughai 2x

Terjemahan


Dari ujung danau ranau
Melewati way kanan
sampai pantai laut jawa
pesisir dan pepadun
Bersatu di dalam lambang
lampung yang kaya raya

Lampung satu,
Satu bumi dua macam 2x
Jika kita mau merasakan
Hijaunya pemandangan
Kebon lada di pematang
Apalagi cengkehnya

Banyak beruntaian
Tandanya kemakmuran
Lampung satu,
Satu bumi dua macam 2x
Penghormatan pemuka adat [Pepadun]
Penghormatan pemuka adat [Sebatin]

Itulah aturan adat kami
Berkunjung dan larian
Tari ragat melinting
Tandanya orang lampung
Lampung satu,
Satu bumi dua macam 2x

loading...